Monday, September 2, 2013

KKN Jalan-jalan

pasukan KKN-PPM unit DKI-01 siap berangkat jalan-jalan

Di sela-sela kesibukan menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN), saya dan teman-teman satu tim menyempatkan untuk menikmati secuil keindahan Kepulauan Seribu. Pada 11 dan 13 Agustus 2013 yang lalu anggota tim unit KKN DKI-01 memutuskan untuk jalan-jalan. Karena masih terhitung libur Hari Raya Idul Fitri, maka Pulau-pulau di sekitar Pulau Pramuka dikunjungi oleh banyak wisatawan yang sedang memanfaatkan waktu libur mereka. Pulau Air dan Pulau Semak Daun menjadi tujuan kami pada tanggal 11 Agustus, sedangkan Pulau Air dan Pulau Kotok kami kunjungi pada 13 Agustus. Selain untuk menikmati keindahan pantainya, kami juga melakukan kegiatan snorkeling di beberapa titik.

Thursday, August 29, 2013

Tutor

KKN memang sudah selesai, namun masih ada PR berupa laporan yang masih harus dikerjakan sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Meninggalkan lokasi KKN Senin, 26 Agustus dan tiba kembali di Jogja tanggal 28 Agustus. Sesampainya di Jogja, satu tugas telah menanti. Sebelumnya saya mendapat kabar bahwa mahasiswa dari Universitas Kokushikan akan datang. Tutor yang dihubungi oleh kantor INCULS (Indonesian Language and Culture Learning Service) diharapkan datang untuk perkenalan pada hari Senin, 26 Agustus 2013. Berhubung hari itu saya masih dalam perjalanan, maka saya pun mengabari bahwa baru akan tiba di Jogja pada hari Rabu. Staf INCULS ternyata berbaik hati menunggu kedatangan saya.
Sebetulnya saya telah terdaftar menjadi tutor di INCULS sejak Desember tahun lalu, akan tetapi baru kali ini saya mendapatkan tugas. Akhirnya resmi saya resmi menjadi tutor juga.

Saturday, August 10, 2013

Lebaran Di Pulau

Hari Raya kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Saya tidak merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman melainkan bersama teman satu tim di lokasi KKN (Kuliah Kerja Nyata). Tepatnya di Kelurahan Pulau Panggang, Kab. Adm. Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Kurang lebih satu bulan telah berlalu semenjak kami tiba di sini. Karena kami berangkat pada hari pertama puasa Ramadhan, tentunya sebulan kemudian adalah Hari Raya Idul Fitri. Beruntung bagi teman-teman yang berasal dari daerah Jakarta dan sekitarnya yang bisa pulang ke rumah masing-masing dan berlebaran bersama keluarga. Mendekati hari lebaran satu per satu teman meninggalkan lokasi untuk berlebaran. Akhirnya hanya tersisa setengah anggota yang masih tinggal. Ada sekitar 15 orang yang tidak pulang. Kebanyakan yang tinggal adalah teman-teman yang tidak merayakan hari raya, atau yang rumahnya jauh. Meskipun begitu tidak menjadi masalah. Hari Raya di Pulau tak kalah seru.

Friday, August 9, 2013

Malam Takbiran Ala Masyarakat Pulau Panggang

7 Agustus 2013. Takbir mulai berkumandang, tanda bulan Ramadhan telah usai. Setelah penantian selama satu bulan Hari Raya pun tiba.
Suasana malam takbiran yang tak jauh berbeda dengan di kampung halaman, saya rasakan di sini. Ada satu tradisi yang sudah berjalan di Pulau Panggang ketika menyambut Hari Raya. Pada malam takbiran, selain melakukan takbir keliling juga diadakan perayaan menyambut Hari Raya. Takbir Mursal, begitulah orang di sini menamakannya. Beruntung, pada kali ini saya berkesempatan melihat secara langsung dan juga mengikuti acara tersebut.

Thursday, August 8, 2013

Happy Eid Mubarak 1434 H

Gema takbir telah berkumandang. Tanda bulan Ramadhan telah usai. Saatnya menyambut hari kemenangan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah. Taqabbalallahu minnaa wa minka. Salam dari Pulau kecil di Utara Jakarta.

Friday, August 2, 2013

Ojek Antar Pulau

3 minggu telah terlewati, mulai terbiasa dengan keadaan di Kepulauan Seribu. Lebih tepatnya Pulau Panggang, Pulau Pramuka, dan Pulau Karya. Menyeberangi laut setiap hari dari pondokan (Pulau Karya) menuju lokasi KKN (Pulau Panggang), serta sesekali menyeberang ke Pulau Pramuka. Untuk menjangkau Pulau Panggang, Pulau Pramuka, dan Pulau Karya kami harus menumpang kapal kecil yang menjadi alat transportasi utama penyeberangan antara ketiga pulau. Ojek Antar Pulau sebutannya.

pict. by Naila

Thursday, July 25, 2013

Daur Ulang ala Anak-anak SD

Agenda hari ini mengajar anak-anak SD kelas 4, materinya mengenai sampah. Setelah presentasi dari salah satu teman mengenai sampah, bahayanya, serta daur ulang, anak-anak kelas 4 ini kemudian dibagi ke dalam empat kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 7-8 orang anak. Selanjutnya masing-masing kelompok diberi beberapa barang berupa gunting, cutter, lem, isolasi, botol plastik bekas, kaleng bekas, sedotan, dan juga plastik bekas bungkus makanan. Selanjutnya, dalam 45menit dengan memanfaatkan barang-barang tersebut mereka harus membuat kerajian yang unik dan menarik. Hari ini saya berkesempatan untuk mendampingi kelompok 1. Saya bertugas untuk membantu mereka.
Begitu diberi aba-aba untuk memulai, mereka pun mulai beraksi. Menit demi menit pun berlalu, sedikit demi sedikit mulai terlihat bentuk kerajian yang mereka buat. Waktu 45 menit pun usai. Kelompok yang saya dampingi membuat 3 buah benda yang kami presentasikan sebagai kapal perang, meskipun bentuknya sederhana. Setelah presentasi karya, kami pun menunggu pengumunan pemenang oleh tim penilai. Hasil daur ulang kelompok yang saya dampingi ternyata mendapat juara 2. Yay.

Monday, July 22, 2013

Ngabuburit ala Mahasiswa KKN Unit DKI-01

Matahari semakin condong ke arah Barat. Hari pun tak lagi terik. Sekitar pukul 4 sore, kaki-kaki kami pun mulai melangkah menuju sisi Timur wisma tempat kami menginap, mengarah ke pantai. Rencana menunggu waktu berbuka kali ini tak sekedar berjalan-jalan atau bermain di pantai tetapi juga berenang. Tak sabar rasanya segera menceburkan badan ke dalam air laut yang jernih. Sesampainya di pantai, segera saja satu persatu dari kami membasahi badan dengan air laut.

Friday, July 12, 2013

24 Jam Menuju Pulau Karya

10 Juli, rencana perjalanan menuju lokasi KKN dimulai dengan menunggu satu persatu anggota kelompok datang ke lokasi pemberangkatan. Sekitar pukul 10 pagi, kami pun berangkat dari kampus menuju ke Jakarta dengan menggunakan bus. Perjalanan yang cukup melelahkan dengan waktu tempuh sekitar 18 jam sampai di pelabuhan Muara Angke. Setelah istirahat untuk shalat Subuh dan juga menunggu beberapa teman yang berangkat dari rumah mereka di daerah Jakarta, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Kepulauan Seribu. Pukul 7 pagi, dengan menumpang kapal motor, perjalanan ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam untuk sampai di pulau Karya yang sebelumnya singgah di pelabuhan pulau Pramuka untuk menurunkan penumpang.


Saturday, July 6, 2013

Singgah Sejenak di Mercusuar Pantai Pandansari

Daerah Istimewa Yogyakarta tak hanya dikenal dengan kota wisata budaya saja. Pantai-pantai pun tak luput menarik kunjungan wisatawan. Menikmati pantai di daerah DIY, banyak yang bisa dijadikan pilihan. Mau yang dekat? Ada. Mau yang tenang dengan pasir putih? Ada. Tinggal pilih mana yang ingin dikunjungi.
Pantai di sekitaran Gunung Kidul terkenal dengan pasir putihnya dan beberapa masih jarang dikunjungi alias 'perawan' kata orang-orang. Sebut saja pantai Baron dengan keunikan pertemuan antara sungai dan lautnya. Pantai Kukup yang seru untuk berburu ikan laut hias. Drini yang tak kalah indahnya, Sundak dengan legendanya. Atau yang akhir-akhir ini sedang jadi buah bibir, pantai Indrayanti, Pok Tunggal, dan beberapa pantai yang berdekatan dengannya.