Showing posts with label Jogja. Show all posts
Showing posts with label Jogja. Show all posts

Friday, April 11, 2014

Sensasi Makan ala Narapidana

Sebelum mahasiswa Universitas Ritsumeikan kembali ke Jepang, kami mengadakan acara perpisahan yang tak lain adalah makan malam bersama. Sebelumnya kami telah memesan tempat di Bong Kopitown yang berlokasi di daerah Sagan Kidul tepatnya di seberang LIP (Lembaga Indonesia Perancis) Yogyakarta. Bong Kopitown yang ada di Jogja ini merupakan cabang dari Bong Kopitown Jakarta. Menu-menu yang disajikan merupakan menu khas Cina peranakan dari Medan serta Singkawang.

Tempatnya cukup luas dengan kursi-kursi yang tertata tidak terlalu berdekatan. Terdapat juga ruangan semi privat yang berada di belakang bar. Interiornya cukup menarik karena dibuat mirip dengan penjara. Hal ini dimaksudkan agar pelanggan dapat menikmati makan dengan sensasi seperti di penjara. Motto restoran ini adalah 'The Happiest Prisoner on Earth'. Seragam yang dipakai oleh pelayannya pun juga seperti pakaian narapidana. Buku menunya pun cukup unik, yakni dibuat seperti koran.

Nasi Penjara Seafood (29k)

Tuesday, January 7, 2014

Iga Bakar Kecap Parsley

Raspberry Smoothies

Setelah seharian berkeliling beberapa tempat wisata, saya dan teman pun diajak makan malam oleh tamu kami. Karena tamu kami ingin makan makanan yang enak tapi bukan makanan Jepang, kami pun kemudian menyarankan untuk makan di Parsley. Kami menuju Parsley Resto yang ada di daerah Seturan. Parsley Seturan ini hampir sama seperti Parsley yang lainnya, yakni di lantai bawah digunakan sebagai bakery dan lantai atas merupakan resto.

Friday, January 3, 2014

Gudeg Wijilan 'Bu Lies'


Waktu menemani tamu dari Jepang bulan lalu, setelah mengunjungi Keraton kami pun makan siang di daerah sekitaran Keraton. Karena tujuan selanjutnya adalah ke Taman Sari maka kami mencari tempat makan yang tidak jauh dari Keraton. Akhirnya pilihan jatuh ke daerah Wijilan yang terkenal dengan Gudegnya. Kami dibawa menuju ke salah satu kios yang katanya terkenal paling enak di daerah tersebut. Gudeg Wijilan 'Bu Lies', begitulah nama yang tercantum di kios tersebut.

Monday, December 30, 2013

Marathon Wisata Sehari ~ dari Borobudur hingga Ratu Boko (part 2)

Lanjutan dari postingan sebelumnya. Setelah cerita sebelumnya berakhir di Keraton, mari lanjut ke tujuan berikutnya yakni Taman Sari yang letaknya tidak jauh dari Keraton.
Taman Sari dulunya merupakan tempat pemandian bagi Sultan serta keluarganya. Di area Taman Sari terdapat tiga buah kolam yang dulu pernah dipakai mandi oleh keluarga Raja. Di sisi Utara terdapat ruangan yang dulu dipakai untuk tempat berganti baju. Sedang di sisi Selatan terdapat bangunan yang cukup tinggi. Dari atas bangunan tersebut Sultan dapat melihat istri serta anak-anaknya mandi. Karena dulu Sultan punya banyak selir, Sultan akan memilih salah satu dari mereka dari atas bangunan tersebut kemudian diajak untuk mandi bersama di kolam yang terletak di belakang bangunan tersebut.
Di sekitaran Taman Sari juga terdapat bangunan yang dulunya merupakan sebuah Masjid. Tempat ini dikenal sebagai Masjid Bawah Tanah. Letaknya yang berada di bawah tanah membuat orang-orang menyebutnya demikian. Dari luar, bangunan tersebut tidaklah terlihat seperti Masjid. Pintu masuknya pun agak tersembunyi. Hal ini dikarenakan pada masa dulu dimaksudkan agar penjajah tidak mengetahui keberadaan Masjid tersebut sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman. Selain itu bangunan tersebut juga dapat digunakan sebagai tempat pertemuan serta sebagai tempat membuat strategi untuk mengalahkan penjajah.

Marathon Wisata Sehari ~ dari Borobudur hingga Ratu Boko (part 1)

Awal desember lalu, seorang teman meminta tolong untuk ditemani meng-guide orang Jepang. Berhubung saya sedang tidak ada agenda serta kuliah, saya pun menyanggupi permintaannya. Saya pun bertanya mengenai orang yang akan kami bawa berkeliling sekitaran Jogja nantinya agar bisa menyesuaikan topik pembicaraan serta tingkatan bahasa yang perlu digunakan.
Berhubung teman saya mengabari bahwa kami akan berangkat pagi, maka saya pun sudah bersiap-siap dari subuh. Jam 5 lebih, teman saya pun mengabari bahwa sebentar lagi kami akan berangkat menuju hotel tempat tamu kami menginap. Sebelumnya teman saya sudah membuat janji dengan tamu tersebut untuk bertemu di lobby hotel. Setelah saling memperkenalkan diri, kami pun segera berangkat menuju tujuan pertama, yaitu Candi Borobudur. Dalam perjalanan, Pak Takahashi, tamu kami menjelaskan jadwal hari itu.

Sunday, December 8, 2013

Gama Fest 2013

image by oia.ugm.ac.id

Gama Fest merupakan salah satu acara tahunan dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Tahun ini, Gama Fest diselenggarakan di halaman Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH), tepatnya pada Minggu, 1 Desember 2013. Gama Fest memang diadakan untuk memperkenalkan keragaman budaya yang ada di UGM. Karena selain mahasiswa dari penjuru Indonesia, di UGM juga terdapat cukup banyak mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara.

Menjajal Cake ala Paris Bakery

Setelah berminggu-minggu tertunda akhirnya jadi juga icip-icip cake sambil nongkrong bareng beberapa teman. Niat awalnya mau nyobain dessert di Kobayashi, namun berhubung sampai sana dessert-nya kosong akhirnya pindah haluan ke Chez Moi. Sampai di Chez Moi ternyata stoknya tinggal sedikit, kalau mau mesti nunggu sekitar setengah jam. Akhirnya pindah lagi ke Paris Bakery yang ada di Jalan A. M. Sangaji. Meskipun kurang sesuai harapan, kami pun memutuskan menjajal beberapa cake yang ada di Paris Bakery. Pilihannya tidak terlalu banyak saat kami sampai di sana. Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba Foret Noir sedangkan teman saya memilih Tiramisu dan juga Opera.

Foret Noir

Tuesday, November 19, 2013

Serunya Menikmati Jazz ala Ngayogjazz 2013


Akhir minggu lalu acara Ngayogjazz kembali digelar. Tahun ini merupakan kali ke-7 acara Ngayogjazz diselenggarakan. Ngayogjazz tahun ini bertempat di Desa Wisata Sidoakur, Kelurahan Sidokarto, Godean, Sleman, DIY dengan mengusung tema 'Rukun Agawe Ngejazz'. Acaranya sendiri hanya berlangsung selama satu hari, yakni pada Sabtu 16 November 2013 lalu.

Thursday, November 14, 2013

Icip-icip Mie Aceh


Tidak hanya makanan Padang yang sekarang ini dikenal di berbagai daerah. Nampaknya Aceh tak mau ketinggalan untuk memperkenalkan kuliner khasnya. Salah satu yang cukup dikenal adalah mie Aceh serta Roti Cane. Di Jogja sendiri sudah ada beberapa tempat yang menyediakan kuliner khas Aceh tersebut.

Wednesday, November 13, 2013

Menghabiskan Malam Minggu Dengan Belajar Sejarah, Kenapa Tidak?

Malam minggu bagi sebagian orang biasa dimanfaatkan untuk melewatkan waktu bersama dengan orang yang dikasihi. Namun, bagi saya malam minggu bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam hal. Salah satunya adalah belajar sejarah. Malu rasanya jika tidak tahu sejarah bangsa sendiri. Oleh karena itu, berawal dari postingan seorang teman di laman jejaring pertemanan, saya pun tanpa pikir panjang segera mendaftar untuk mengikuti acara jelajah museum.

Monday, September 23, 2013

Mencicipi Kuliner Jepang di Yogyakarta

Rupanya sudah agak lama sejak terakhir kali saya berenang. Kalau tidak salah semester lalu merupakan kali terakhir saya berenang bersama teman-teman. Berawal dari ajakan berenang yang datang dari seorang teman, tanpa banyak bertanya saya pun menyetujui ajakan tersebut. Jadilah saya bersama seorang teman berangkat ke kolam renang indoor yang berada di daerah Seturan, Jogja. Setelah lelah berenang, kami pun memutuskan untuk pulang. Namun, berhubung setelah berenang perut terasa lapar kami pun mampir ke sebuah tempat makan.

Mugicha

Friday, September 13, 2013

Berwisata Ke Kebun Binatang

Rabu kemarin (11/9) saya baru saja berkunjung ke Kebun Binatang Gembira Loka yang berada di Jogja. Saya ke sana bersama beberapa teman satu jurusan beserta 6 orang mahasiswa Kokushikan. Untuk dapat memasuki kawasan Kebun Binatang Gembira Loka, pengunjung dikenai biaya sebesar Rp 15.000 per orang. Kebun binatang ini buka dari pukul 07.30 sampai pukul 17.30. Pada saat membeli tiket, pengunjung akan dibekali semacam buku panduan mengenai wahana apa saja yang ada serta peta mengenai lokasi berbagai macam satwa koleksi kebun binatang.

Monday, September 9, 2013

Jadah Tempe Sunmor

Kemarin hari Minggu (8/9) saya berkesempatan mengunjungi Sunmor setelah beberapa bulan. Sunmor merupakan kependekan dari Sunday Morning. Sunmor serupa pasar kaget yang diadakan setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 sampai 12.00. Lokasi yang dipakai adalah kawasan Lembah UGM. Saya bersama beberapa teman satu kos berangkat pukul 06.10 WIB menuju lokasi Sunmor. Setelah berjalan kaki selama kurang lebih 15 menit, kami pun sampai di Lembah tempat Sunmor tersebut. Barang yang dijual di Sunmor relatif beragam. Mulai dari baju, jam tangan, tas, sampai sprei pun ada. Kalau anda belum sempat sarapan, bisa juga mencoba makan di warung-warung tenda yang menyediakan berbagai macam makanan. Tidak hanya itu, beragam camilan pun dapat dijumpai di Sunmor. Ada jamur krispy, cimol, cireng, sosis bakar, takoyaki dan lainnya.

Sewaktu Sunmor kemarin saya menjumpai penjual Jadah Tempe khas Kaliurang. Kenapa Kaliurang? Karena di Kaliurang banyak yang menjajakan makanan tersebut sehingga orang mengenalnya sebagai makanan khas daerah Kaliurang. Ternyata tak harus jauh-jauh ke Kaliurang untuk bisa menikmati Jadah Tempe, cukup dengan jalan- jalan ke Sunmor. Selama ini meskipun tinggal di Jogja, saya belum pernah mencoba makanan yang satu ini. Akhirnya saya pun tergoda untuk membeli sepaket Jadah Tempe. Harga untuk sepaket Jadah Tempe adalah Rp 10.000, cukup murah menurut saya. Dengan Rp 10.000 kita sudah mendapatkan 10 buah Jadah serta 5 buah Tempe bacem. Rasa Jadahnya gurih dan Tempe bacemnya manis. Cukup enak dan juga bisa untuk mengganjal perut saat lapar karena Jadah tersebut dibuat dari beras ketan.




Saturday, July 6, 2013

Singgah Sejenak di Mercusuar Pantai Pandansari

Daerah Istimewa Yogyakarta tak hanya dikenal dengan kota wisata budaya saja. Pantai-pantai pun tak luput menarik kunjungan wisatawan. Menikmati pantai di daerah DIY, banyak yang bisa dijadikan pilihan. Mau yang dekat? Ada. Mau yang tenang dengan pasir putih? Ada. Tinggal pilih mana yang ingin dikunjungi.
Pantai di sekitaran Gunung Kidul terkenal dengan pasir putihnya dan beberapa masih jarang dikunjungi alias 'perawan' kata orang-orang. Sebut saja pantai Baron dengan keunikan pertemuan antara sungai dan lautnya. Pantai Kukup yang seru untuk berburu ikan laut hias. Drini yang tak kalah indahnya, Sundak dengan legendanya. Atau yang akhir-akhir ini sedang jadi buah bibir, pantai Indrayanti, Pok Tunggal, dan beberapa pantai yang berdekatan dengannya.

Saturday, June 15, 2013

Naik-naik Ke Puncak Gunung Api Purba

halo..
Awal bulan ini saya berkesempatan jalan-jalan ke Gunung Api Purba Nglanggeran yang ada di Kabupaten Gunung Kidul. Tanggal 6 Juni kemarin, saya dan tiga orang teman berangkat jam 8 pagi dari Yogyakarta. Perjalanan memakan waktu kurang dari satu jam. Jika berangkat dari arah Yogyakarta, lokasinya berada sebelum pusat kota Wonosari. Akses jalan cukup baik dan sudah ada petunjuk arah yang cukup jelas jika ingin menuju ke sana. Setiap pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar 5000 rupiah untuk siang hari dan 7000 rupiah jika kita berkunjung pada sore hari.

tiket masuk

Tuesday, May 21, 2013

Bermalam di Pantai Ngobaran

Akhir minggu lalu saya dan beberapa orang teman mengadakan perjalanan ke sebuah pantai di daerah Gunung Kidul, Pantai Ngobaran namanya. Pantai tersebut tidak terlalu lebar dan memiliki pasir putih seperti pantai di daerah Gunung Kidul lainnya. Sampai di pantai pas waktu matahari tenggelam, tapi berhubung ketutupan sama tebing jadi gak terlalu kelihatan mataharinya.

sunset