Tuesday, January 7, 2014

Iga Bakar Kecap Parsley

Raspberry Smoothies

Setelah seharian berkeliling beberapa tempat wisata, saya dan teman pun diajak makan malam oleh tamu kami. Karena tamu kami ingin makan makanan yang enak tapi bukan makanan Jepang, kami pun kemudian menyarankan untuk makan di Parsley. Kami menuju Parsley Resto yang ada di daerah Seturan. Parsley Seturan ini hampir sama seperti Parsley yang lainnya, yakni di lantai bawah digunakan sebagai bakery dan lantai atas merupakan resto.

Friday, January 3, 2014

Gudeg Wijilan 'Bu Lies'


Waktu menemani tamu dari Jepang bulan lalu, setelah mengunjungi Keraton kami pun makan siang di daerah sekitaran Keraton. Karena tujuan selanjutnya adalah ke Taman Sari maka kami mencari tempat makan yang tidak jauh dari Keraton. Akhirnya pilihan jatuh ke daerah Wijilan yang terkenal dengan Gudegnya. Kami dibawa menuju ke salah satu kios yang katanya terkenal paling enak di daerah tersebut. Gudeg Wijilan 'Bu Lies', begitulah nama yang tercantum di kios tersebut.

Wednesday, January 1, 2014

Selamat Datang Tahun yang Baru

Jarum jam perlahan-lahan bergerak menuju angka 12. Detik demi detik menjadi pertanda semakin sedikitnya sisa waktu di tanggal 31 sebelum akhirnya berganti. Tidak hanya hari dan bulan yang berganti, melainkan juga tahun.
Ya, momen pergantian tahun selalu menjadi salah satu waktu yang paling ditunggu. Sepertinya sayang melewatkan pergantian tahun hanya dengan tidur. Orang-orang rela berbondong-bondong menuju ke lokasi-lokasi dimana diadakan acara perayaan pergantian tahun meskipun tahu akan macet serta bersesak-sesakan dengan banyak orang lainnya. Mereka tidak peduli.


Monday, December 30, 2013

Marathon Wisata Sehari ~ dari Borobudur hingga Ratu Boko (part 2)

Lanjutan dari postingan sebelumnya. Setelah cerita sebelumnya berakhir di Keraton, mari lanjut ke tujuan berikutnya yakni Taman Sari yang letaknya tidak jauh dari Keraton.
Taman Sari dulunya merupakan tempat pemandian bagi Sultan serta keluarganya. Di area Taman Sari terdapat tiga buah kolam yang dulu pernah dipakai mandi oleh keluarga Raja. Di sisi Utara terdapat ruangan yang dulu dipakai untuk tempat berganti baju. Sedang di sisi Selatan terdapat bangunan yang cukup tinggi. Dari atas bangunan tersebut Sultan dapat melihat istri serta anak-anaknya mandi. Karena dulu Sultan punya banyak selir, Sultan akan memilih salah satu dari mereka dari atas bangunan tersebut kemudian diajak untuk mandi bersama di kolam yang terletak di belakang bangunan tersebut.
Di sekitaran Taman Sari juga terdapat bangunan yang dulunya merupakan sebuah Masjid. Tempat ini dikenal sebagai Masjid Bawah Tanah. Letaknya yang berada di bawah tanah membuat orang-orang menyebutnya demikian. Dari luar, bangunan tersebut tidaklah terlihat seperti Masjid. Pintu masuknya pun agak tersembunyi. Hal ini dikarenakan pada masa dulu dimaksudkan agar penjajah tidak mengetahui keberadaan Masjid tersebut sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman. Selain itu bangunan tersebut juga dapat digunakan sebagai tempat pertemuan serta sebagai tempat membuat strategi untuk mengalahkan penjajah.

Marathon Wisata Sehari ~ dari Borobudur hingga Ratu Boko (part 1)

Awal desember lalu, seorang teman meminta tolong untuk ditemani meng-guide orang Jepang. Berhubung saya sedang tidak ada agenda serta kuliah, saya pun menyanggupi permintaannya. Saya pun bertanya mengenai orang yang akan kami bawa berkeliling sekitaran Jogja nantinya agar bisa menyesuaikan topik pembicaraan serta tingkatan bahasa yang perlu digunakan.
Berhubung teman saya mengabari bahwa kami akan berangkat pagi, maka saya pun sudah bersiap-siap dari subuh. Jam 5 lebih, teman saya pun mengabari bahwa sebentar lagi kami akan berangkat menuju hotel tempat tamu kami menginap. Sebelumnya teman saya sudah membuat janji dengan tamu tersebut untuk bertemu di lobby hotel. Setelah saling memperkenalkan diri, kami pun segera berangkat menuju tujuan pertama, yaitu Candi Borobudur. Dalam perjalanan, Pak Takahashi, tamu kami menjelaskan jadwal hari itu.

Sunday, December 8, 2013

Gama Fest 2013

image by oia.ugm.ac.id

Gama Fest merupakan salah satu acara tahunan dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Tahun ini, Gama Fest diselenggarakan di halaman Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH), tepatnya pada Minggu, 1 Desember 2013. Gama Fest memang diadakan untuk memperkenalkan keragaman budaya yang ada di UGM. Karena selain mahasiswa dari penjuru Indonesia, di UGM juga terdapat cukup banyak mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara.

Menjajal Cake ala Paris Bakery

Setelah berminggu-minggu tertunda akhirnya jadi juga icip-icip cake sambil nongkrong bareng beberapa teman. Niat awalnya mau nyobain dessert di Kobayashi, namun berhubung sampai sana dessert-nya kosong akhirnya pindah haluan ke Chez Moi. Sampai di Chez Moi ternyata stoknya tinggal sedikit, kalau mau mesti nunggu sekitar setengah jam. Akhirnya pindah lagi ke Paris Bakery yang ada di Jalan A. M. Sangaji. Meskipun kurang sesuai harapan, kami pun memutuskan menjajal beberapa cake yang ada di Paris Bakery. Pilihannya tidak terlalu banyak saat kami sampai di sana. Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba Foret Noir sedangkan teman saya memilih Tiramisu dan juga Opera.

Foret Noir

Tuesday, November 19, 2013

Serunya Menikmati Jazz ala Ngayogjazz 2013


Akhir minggu lalu acara Ngayogjazz kembali digelar. Tahun ini merupakan kali ke-7 acara Ngayogjazz diselenggarakan. Ngayogjazz tahun ini bertempat di Desa Wisata Sidoakur, Kelurahan Sidokarto, Godean, Sleman, DIY dengan mengusung tema 'Rukun Agawe Ngejazz'. Acaranya sendiri hanya berlangsung selama satu hari, yakni pada Sabtu 16 November 2013 lalu.

Thursday, November 14, 2013

Icip-icip Mie Aceh


Tidak hanya makanan Padang yang sekarang ini dikenal di berbagai daerah. Nampaknya Aceh tak mau ketinggalan untuk memperkenalkan kuliner khasnya. Salah satu yang cukup dikenal adalah mie Aceh serta Roti Cane. Di Jogja sendiri sudah ada beberapa tempat yang menyediakan kuliner khas Aceh tersebut.

Wednesday, November 13, 2013

Menghabiskan Malam Minggu Dengan Belajar Sejarah, Kenapa Tidak?

Malam minggu bagi sebagian orang biasa dimanfaatkan untuk melewatkan waktu bersama dengan orang yang dikasihi. Namun, bagi saya malam minggu bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam hal. Salah satunya adalah belajar sejarah. Malu rasanya jika tidak tahu sejarah bangsa sendiri. Oleh karena itu, berawal dari postingan seorang teman di laman jejaring pertemanan, saya pun tanpa pikir panjang segera mendaftar untuk mengikuti acara jelajah museum.