Niqmah is back! It's been a while since my last post. Maafkan saya yang sudah cukup lama tidak menulis. Bermula dari kerepotan mengurus kepulangan ke Indonesia pada bulan Januari lalu hingga akhirnya pulang dan tiba dengan selamat di Indonesia bulan Februari. Februari, resmi sudah masa studi saya selama kurang lebih hampir setahun di Yokohama, selesai. Beberapa bulan terakhir berusaha untuk menyelesaikan apa yang saya tinggalkan di Indonesia. Pengalaman menjadi mahasiswa akhir yang harus menyelesaikan skripsi pun akhirnya saya alami. Kesibukan mencari dan mengolah data pun membuat saya mengesampingkan hal-hal lainnya. Namun, saya mencoba untuk kembali mengisi postingan di blog yang sempat terlantar ini. Semoga semangat saya tidak luntur di tengah jalan. Baiklah, mari kita tinggalkan sesi curhatnya dan mulai kepada tujuan utama.
Showing posts with label jajan-jajan. Show all posts
Showing posts with label jajan-jajan. Show all posts
Friday, May 22, 2015
Monday, October 13, 2014
Jalan-jalan Ke Kyoto - Osaka ~ Bagian Kedua
Setelah seharian keliling Kyoto pada hari pertama kedatangan kami di daerah Kansai, hari kedua kami memutuskan untuk jalan-jalan keliling Osaka saja demi menghemat waktu, tenaga dan duit. Tujuan pertama kami kali ini adalah Istana Osaka. Berhubung letaknya cukup dekat dengan hostel tempat kami menginap, kami pun berjalan kaki menuju Istana Osaka selama kurang lebih 15 menit. Cuaca hari itu cukup panas, kulit rasanya seperti terbakar. Belum juga sampai di Istana Osaka saya sudah mandi keringat.
Labels:
2014,
Dotonbori,
jajan-jajan,
jalan-jalan,
Jepang,
Kansai,
kuliner,
Kyoto,
Osaka,
Osaka Castle,
wisata
Tuesday, July 29, 2014
SuraBaya, Restoran Indonesia Di Yokohama
Kurang lebih sudah 3 bulan saya tinggal di Jepang. Selama itu pula saya setiap hari makan makanan Jepang yang kurang cocok bagi lidah saya. Oleh karena itu saya pun berniat untuk mengunjungi salah satu restoran Indonesia yang berada di sekitaran Yokohama dan Tokyo. Setelah mengumpulkan informasi dari teman, dosen serta internet, akhirnya saya putuskan untuk menjajal salah satu restoran Indonesia yang berada di Yokohama sebelum Ramadhan tiba. "SuraBaya", nama restoran tersebut. letaknya yang berada di kawasan Minatomirai tepatnya di dalam Mall World Porters lantai 5. Selain di Minatomirai, "SuraBaya" ada di beberapa daerah lain seperti Odaiba (Tokyo), Chofu (Tokyo), Urawa (Saitama), dan juga Kouhoku (Yokohama).
Sunday, June 22, 2014
Kamakura Tidak Hanya Punya Great Buddha
Kamakura memang terkenal dengan Daibutsu atau Great Buddha-nya. Namun, selain itu ada tempat-tempat lain yang juga menarik untuk dikunjungi. Salah satunya kuil yang berada dekat dengan stasiun Kamakura yang bernama Tsurugaoka Hachimangu.
Labels:
2014,
belanja,
budaya,
jajan-jajan,
jalan-jalan,
Jepang,
Kamakura,
Kanagawa,
Kuil,
taman,
tradisional,
Tsurugaoka Hachimangu,
wisata
Location:
Fujisawa, Kanagawa, Japan
Friday, April 11, 2014
Sensasi Makan ala Narapidana
Sebelum mahasiswa Universitas Ritsumeikan kembali ke Jepang, kami mengadakan acara perpisahan yang tak lain adalah makan malam bersama. Sebelumnya kami telah memesan tempat di Bong Kopitown yang berlokasi di daerah Sagan Kidul tepatnya di seberang LIP (Lembaga Indonesia Perancis) Yogyakarta. Bong Kopitown yang ada di Jogja ini merupakan cabang dari Bong Kopitown Jakarta. Menu-menu yang disajikan merupakan menu khas Cina peranakan dari Medan serta Singkawang.
Tempatnya cukup luas dengan kursi-kursi yang tertata tidak terlalu berdekatan. Terdapat juga ruangan semi privat yang berada di belakang bar. Interiornya cukup menarik karena dibuat mirip dengan penjara. Hal ini dimaksudkan agar pelanggan dapat menikmati makan dengan sensasi seperti di penjara. Motto restoran ini adalah 'The Happiest Prisoner on Earth'. Seragam yang dipakai oleh pelayannya pun juga seperti pakaian narapidana. Buku menunya pun cukup unik, yakni dibuat seperti koran.
| Nasi Penjara Seafood (29k) |
Thursday, March 27, 2014
Menikmati Santapan di Sekar Kedhaton
Selepas mengunjungi Borobudur bersama mahasiswa Ritsumeikan, kami pun mampir ke sebuah tempat makan yang bernama "Sekar Kedhaton". Jika dari arah Borobudur menuju ke arah Magelang, restoran ini berada di tepi kiri jalan. Halaman parkirnya cukup luas sehingga dapat menampung bus-bus dan juga mobil-mobil. Selain restoran, di bagian depan juga terdapat toko oleh-oleh khas Jawa Tengah maupun Jogja. Di bagian lantai atas terdapat tempat penjualan aneka barang yang terbuat dari perak.
Berhubung sewaktu kami tiba, restoran masih cukup penuh sehingga kami perlu menunggu selama kurang lebih setengah jam. Sambil menunggu kami pun melihat-lihat toko suvenir. Setelah beberapa saat, meja yang kosong pun tersedia dan kami memilih tempat yang berada di tengah-tengah kolam. Dari interior serta bentuk bangunannya bisa terlihat kalau restoran ini menggunakan konsep Jawa tradisional. Tempatnya cukup nyaman. Sekedar info, banyak orang asing yang makan di tempat ini.
Wednesday, February 26, 2014
Tentrem, Es Jadulnya Solo
Menjelang Imlek bulan lalu saya sempat mampir ke Solo. Beruntungnya hari itu tidak hujan, jadi saya bisa sedikit jalan-jalan di sekitaran Benteng Vanstenburg hingga ke Pasar Gede Solo. Sebenarnya di halaman Benteng sedang diadakan acara Solo Imlek Festival 2014, sayangnya ketika saya sampai di sana pada siang hari acara belum dimulai. Stand-stand yang ada pun masih belum buka. Akhirnya saya dan seorang teman memutuskan untuk mendatangi patung-patung Shio yang dipasang di tengah jalan di depan Benteng. 12 patung Shio yang ada dipasang mulai dari bundaran depan Gladak hingga depan Balaikota Surakarta. Selain itu masih rangka menyambut Imlek, di sekitaran Pasar Gede yang merupakan Pecinannya Kota Solo, juga banyak dihiasi dengan lampion-lampion yang digantung.
Labels:
2014,
es,
es jadul,
Imlek,
jajan-jajan,
jalan-jalan,
kuliner,
Pecinan,
Solo,
Tentrem
Tuesday, January 7, 2014
Iga Bakar Kecap Parsley
| Raspberry Smoothies |
Setelah seharian berkeliling beberapa tempat wisata, saya dan teman pun diajak makan malam oleh tamu kami. Karena tamu kami ingin makan makanan yang enak tapi bukan makanan Jepang, kami pun kemudian menyarankan untuk makan di Parsley. Kami menuju Parsley Resto yang ada di daerah Seturan. Parsley Seturan ini hampir sama seperti Parsley yang lainnya, yakni di lantai bawah digunakan sebagai bakery dan lantai atas merupakan resto.
Labels:
dinner,
iga bakar,
jajan-jajan,
jalan-jalan,
Jogja,
kuliner,
parsley,
resto,
wisata
Location:
Yogyakarta, Indonesia
Friday, January 3, 2014
Gudeg Wijilan 'Bu Lies'
Waktu menemani tamu dari Jepang bulan lalu, setelah mengunjungi Keraton kami pun makan siang di daerah sekitaran Keraton. Karena tujuan selanjutnya adalah ke Taman Sari maka kami mencari tempat makan yang tidak jauh dari Keraton. Akhirnya pilihan jatuh ke daerah Wijilan yang terkenal dengan Gudegnya. Kami dibawa menuju ke salah satu kios yang katanya terkenal paling enak di daerah tersebut. Gudeg Wijilan 'Bu Lies', begitulah nama yang tercantum di kios tersebut.
Labels:
gudeg,
jajan-jajan,
jalan-jalan,
Jogja,
Kraton,
kuliner,
Wijilan,
wisata
Location:
Yogyakarta, Indonesia
Sunday, December 8, 2013
Menjajal Cake ala Paris Bakery
Setelah berminggu-minggu tertunda akhirnya jadi juga icip-icip cake sambil nongkrong bareng beberapa teman. Niat awalnya mau nyobain dessert di Kobayashi, namun berhubung sampai sana dessert-nya kosong akhirnya pindah haluan ke Chez Moi. Sampai di Chez Moi ternyata stoknya tinggal sedikit, kalau mau mesti nunggu sekitar setengah jam. Akhirnya pindah lagi ke Paris Bakery yang ada di Jalan A. M. Sangaji. Meskipun kurang sesuai harapan, kami pun memutuskan menjajal beberapa cake yang ada di Paris Bakery. Pilihannya tidak terlalu banyak saat kami sampai di sana. Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba Foret Noir sedangkan teman saya memilih Tiramisu dan juga Opera.
Labels:
2013,
bakery,
cake,
foret noir,
jajan-jajan,
Jogja,
kuliner,
opera,
paris bakery,
tiramisu
Location:
Yogyakarta, Indonesia
Thursday, November 14, 2013
Icip-icip Mie Aceh
Tidak hanya makanan Padang yang sekarang ini dikenal di berbagai daerah. Nampaknya Aceh tak mau ketinggalan untuk memperkenalkan kuliner khasnya. Salah satu yang cukup dikenal adalah mie Aceh serta Roti Cane. Di Jogja sendiri sudah ada beberapa tempat yang menyediakan kuliner khas Aceh tersebut.
Labels:
2013,
bungong jeumpa,
jajan-jajan,
Jogja,
kuliner,
mie,
mie Aceh
Location:
Yogyakarta, Indonesia
Thursday, October 31, 2013
Menikmati Segarnya Es Shanghai
Masih berlanjut edisi jalan-jalan ke Semarang. Setelah sebelumnya saya dan teman-teman berkunjung ke Klenteng Sam Poo Kong, karena panas yang cukup terik membuat kami ingin menikmati yang dingin-dingin. Kami putuskan untuk mampir ke sebuah kedai es yang bernama Es Rumpi.
Monday, September 23, 2013
Mencicipi Kuliner Jepang di Yogyakarta
Rupanya sudah agak lama sejak terakhir kali saya berenang. Kalau tidak salah semester lalu merupakan kali terakhir saya berenang bersama teman-teman. Berawal dari ajakan berenang yang datang dari seorang teman, tanpa banyak bertanya saya pun menyetujui ajakan tersebut. Jadilah saya bersama seorang teman berangkat ke kolam renang indoor yang berada di daerah Seturan, Jogja. Setelah lelah berenang, kami pun memutuskan untuk pulang. Namun, berhubung setelah berenang perut terasa lapar kami pun mampir ke sebuah tempat makan.
Monday, September 9, 2013
Jadah Tempe Sunmor
Kemarin hari Minggu (8/9) saya berkesempatan mengunjungi Sunmor setelah beberapa bulan. Sunmor merupakan kependekan dari Sunday Morning. Sunmor serupa pasar kaget yang diadakan setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 sampai 12.00. Lokasi yang dipakai adalah kawasan Lembah UGM. Saya bersama beberapa teman satu kos berangkat pukul 06.10 WIB menuju lokasi Sunmor. Setelah berjalan kaki selama kurang lebih 15 menit, kami pun sampai di Lembah tempat Sunmor tersebut. Barang yang dijual di Sunmor relatif beragam. Mulai dari baju, jam tangan, tas, sampai sprei pun ada. Kalau anda belum sempat sarapan, bisa juga mencoba makan di warung-warung tenda yang menyediakan berbagai macam makanan. Tidak hanya itu, beragam camilan pun dapat dijumpai di Sunmor. Ada jamur krispy, cimol, cireng, sosis bakar, takoyaki dan lainnya.
Sewaktu Sunmor kemarin saya menjumpai penjual Jadah Tempe khas Kaliurang. Kenapa Kaliurang? Karena di Kaliurang banyak yang menjajakan makanan tersebut sehingga orang mengenalnya sebagai makanan khas daerah Kaliurang. Ternyata tak harus jauh-jauh ke Kaliurang untuk bisa menikmati Jadah Tempe, cukup dengan jalan- jalan ke Sunmor. Selama ini meskipun tinggal di Jogja, saya belum pernah mencoba makanan yang satu ini. Akhirnya saya pun tergoda untuk membeli sepaket Jadah Tempe. Harga untuk sepaket Jadah Tempe adalah Rp 10.000, cukup murah menurut saya. Dengan Rp 10.000 kita sudah mendapatkan 10 buah Jadah serta 5 buah Tempe bacem. Rasa Jadahnya gurih dan Tempe bacemnya manis. Cukup enak dan juga bisa untuk mengganjal perut saat lapar karena Jadah tersebut dibuat dari beras ketan.
Subscribe to:
Comments (Atom)
